Kamis, 24 Maret 2016

Tugas Softskill

1.Apa itu penalaran ?
Penalaran menurut Wikipedia adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi-proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar [https://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran]..
 A.Kegiatan menulis sebagai proses bernalar
menulis itu memerlukan penalaran, karena menulis itu membutuhkan otak sebaai media untuk berfikir, sedangkan tangan sebagai media apa yang sudah kita fikirkan di dalam media berfikir kita, bukan hanya menulis yang dijadikan sebagai media untuk menyalurkan apa yang ada di dalam fikiran kita, pendapat kita pun itu dianggap sebagai media penyaluran dari apa yang ada di fikiran kita
B.Hal-hal yang berhubungan dengan penalaran
Ada 2 jenis dalam penalaran yaitu Induktif dan Deduktif
1. Induktif
2.Deduktif


2.Apa itu induktif ?
Adalah penyusunan /penarikan kesimpulan dengan metode pemikiran yang bertolak dari kaidah (hal-hal atau peristiwa) khusus untuk menentukan hukum (kaidah) yang umum.
A.Apa itu generalisasi dan spesifikasi
Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.
B.Apa itu analogi ?
Analogi dalam ilmu bahasa adalah persamaan antar bentuk yang menjadi dasar terjadinya bentuk-bentuk yang lain
C.Apa itu hubungan kausal
Bersifat menyebabkan suatu kejadian, bersifat saling menyebabkan, hubungan yang bersebab akibat. Kausalitas merupakan prinsip sebab-akibat yang ilmu dan pengetahuan yang dengan sendirinya bisa diketahui tanpa membutuhkan pengetahuan dan perantaraan ilmu yang lain dan pasti antara segala kejadian, serta bahwa setiap kejadian memperoleh kepastian dan keharusan serta kekhususan-kekhususan eksistensinya dari sesuatu atau berbagai hal lainnya yang mendahuluinya, merupakan hal-hal yang diterima tanpa ragu dan tidak memerlukan sanggahan. Keharusan dan keaslian sistem kausal merupakan bagian dari ilmu-ilmu manusia yang telah dikenal bersama dan tidak diliputi keraguan apapun 
d.Hal – hal yang berhubungan penalaran induktif
                Contohnya adalah penarikan kesimpulan ilmuwan di zaman sebelum sekarang yang dijadikan pernyataan umum di zaman sekarang
3. Deduktif
Adalah cara pengambilan/penarikan kesimpulan dari keadaan yang umum kepada yang khusus. Dalam penarikan kesimpulan yang bersifat deduktif,kita perlu mengumpulkan fakta-fakta yang perlu adalah suatu proposisi (pernyataan) umum dan suatu proposisi yang bersifat mengidentifikasi suatu peristiwa khusus yang bertalian dengan proposisi umum. Jika identifikasi yang dilakukan benar dan proposisinya benar, maka diharapkan suatu kesimpulan yang benar dan proposisinya menarik kesimpulan disebut premis.
A.Silogisme
Silogisme adalah suatu bentuk proses penalaran yang berusaha menghubungkan dua proposisi yang berlainan untuk menurunkan suatu kesimpulan atau inferensi yang merupakan proposisi ketiga . kedua proposisi yang pertama disebut premis yang artinya sebelum atau lebih dahulu. Silogisme terdiri dari tiga proposisi yaitu: premis mayor,premis minor dan klonklusi (kesimpulan).

Untuk menilai silogisme harus dibedakan dua pengertian yaitu, validitas (keabsahan,keahlian) dan kebenaran (truth). Validitas dari suatu sigolisme semata-mata tergantung dari bentuk logisnya, sedangkan kebenaran tergantung kepada hal-hal berikut ini .
1. Bentuk logis dari pernyataan-pernyataan kategorial dari dalam sigolisme (premis mayor harus disebut terlebih dahulu,kemudian premis minor dan terakhirkesimpulan)
2. Cara penyusunan term-term pada masing-masing pernyataan (proposisi) dalam sigolisme.
B.Apa itu entimen ?
Bagian dari silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis (dasar penyimpulan) minor dan kesimpulan
C.Hal – hal yagn berhubungan dengan penalaran deduktif
contohnya dalam penarikan kesimpulan tentunya kita membutuhkan premis, dan dalam penarikan kesimpulan itu kita membutuhkan lebih dari 1 dasar penyimpulan yang dikaitkan dengan yang kita simpulkan yang tentu saja harus logis. 
Sumber
[https://masrogultom.wordpress.com/2015/10/14/hal-hal-yang-berhubungan-dengan-penalaran-deduksi-dan-induksi/]
https://id.wikipedia.org/wiki/Generalisasi
http://fiestawahyudiar.blogspot.co.id/