PROPOSAL PROYEK
PERPUSTAKAAN
DIGITAL
SMA PLUS PGRI CIBINONG
SMA PLUS PGRI CIBINONG
Jenis
Kegiatan:
Pembuatan
Aplikasi Perpustakaan
Disusun
Oleh :
M Alif Lukman
25113114
Jakarta , 17 Januari 2014
Hal : Proposal
Kepada Yth,
Kepala Sekolah SMA Plus PGRI Cibinong
Di tempat
Dengan Hormat,
Puji dan syukur kita
panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa. Karena lindungan dan hidayahnya kami bisa melakukan berbagai inovasi teknologi dalam pengembangan sebuah
sistem. Ucapan terima kasih kepada pihak SMA
Plus PGRI Cibinong yang telah memberikan kesempatan untuk pengajuan proposal dalam
proses pengembangan sebuah sistem yang ada di SMA
Plus PGRI Cibinong. Kami adalah penyedia jasa pembuatan aplikasi sistem perpustakaan
yang bertujuan berpatisipasi mengembangkan sistem perpustakaan agar
kinerja petugas perpustakaan lebih maksimal dalam melakukan beberapa kegiatan
seperti pemasukan data buku-buku baru dan pencarian buku.
Berdasarkan system yang masih digunakan untuk saat ini , kami akan membuat sebuah aplikasi sistem perpustakaan untuk SMA Plus PGRI Cibinong. Untuk membuat sebuah aplikasi
sistem informasi perpustakaan tersebut kami menggunakan bahasa pemograman PHP,
dengan database MySql dan Macromedia Flash dan Dreamweaver.
Demikian
proyek pengembangan sistem informasi yang kami tawarkan, jika bapak atau ibu
berminat dengan proposal penawaran kami, kami menunggu kabar dari bapak atau
ibu melalui email atau telpon yang sudah tertera, hingga 10 hari setelah
hari ini. Dikarnakan kami akan mengerjakan proyek yang lain. Atas perhatiian
dan kerja samanya kami ucapkan terima kasi
Hormat Kami
Tim pengembang
DAFTAR ISI
Perpustakaan adalah kumpulan dari buku dan majalah, walaupun dapat diartikan
sebagai koleksi pribadi atau perorangan namun perpustakaan lebih umum dikenal
sebagai koleksi atau kumpulan buku dalam jumlah besar yang dibiayai oleh
Pemerintah,Organisasi atau institusi tertentu, perpustakaan tak
bisa dipisahkan dari pembelajaran siswa-siswi di sekolah dalam mencari ilmu
pengetahuan. Fasilitas yang disediakan sekolah ini, sangatlah bermanfaat bagi
semua siswa apabila bisa memanfaatkannya secara maksimal. Koleksi buku pada
perpustakaan hendaknya selalu diperbaharui pada setiap periodenya sesuai dengan
penerapan sistem pendidikan yang diterapkan oleh pemerintah. Namun, tidak semua
perpustakaan menerapkan teknologi dalam proses kegiatan perpustakaan seperti
peminjaman buku, pendaftaran anggota, pencarian buku dan lain-lain. Hal ini
membuat kegiatan perpustakaan dilakukan secara manual atau menggunakan
pembukuan.
SMA Plus PGRI Cibinong merupakan salah satu sekolah
menengah atas negeri di Kabupaten Kota Bogor. Pada tahun 2014 ini, SMA Plus PGRI Cibinong
bertekad
memperbaiki infrastruktur dan kinerja para guru-guru agar bisa menjadi sekolah
yang berbasis internasional. Namun, perbaikan infrastruktur tidak dibarengi
dengan perkembangan sistem informasi di dalam sekolah ini. Salah satunya adalah
belum terkomputerisasinya sistem pengelolaan perpustakaan, dengan penerapa
sistem manual membuat kurang maksimalnya kinerja perpustakaan. Beberapa
Contohnya, sistem pencarian buku yang memakan waktu dan peminjaman buku yang
masi dicatat dalam bentuk pembukuan. Hal ini membuat pelayanan terhadap
siswa-siswi SMA Plus PGRI Cibinong
menjadi kurang
baik.
Dengan menganalisa gejala-gejala
permasalahan tersebut, kami dapat menarik kesimpulan mengenai suatu peluang
pengembangan sebuah aplikasi perpustakaan yang diterapkan pada sekolah ini.
Aplikasi tersebut berbentuk web yang berisi kegiatan-kegiatan perpustakaan yang
sebelumnya dilakukan secara manual menjadi sebuah sistem terkomputerisasi,
contoh seperti pengelolaan daftar buku yang dipunya oleh perpustakaan dalam
bentuk database. Aplikasi ini dibangun dengan tampilan user interface yang user
friendly, sehingga bagi pengguna yaitu pegawai perpustakaan bisa menggunakannya
dengan mudah. Tampilan dibuat menggunakan Macromedia Dreamweaver 8 dan
Macromedia Flash 8, Database menggunakan MySql dan yang terpenting coding
pemrograman menggunakan PHP.
Pengembangan sistem ini
dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja dari perpustakan dan mendukung SMA Plus PGRI Cibinong menjadi sekolah yang tidak hanya
berbasis internasional, namun menjadi sekolah negeri yang berbasis teknologi
informasi kedepannya.
Pengertian Perpustakaan
Digital
Digital Library atau
perpustakaan digital adalah suatu perpustakaan yang menyimpan data baik itu
buku (tulisan), gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan
mendistribusikannya dengan menggunakan protocol elektronik melalui jaringan
komputer.
Istilah digital library
sendiri mengandung pengertian sama dengan electronic library dan virtual
library. Sedangkan istilah yang sering digunakan dewasa ini adalah digital
library. Bahkan di dalam suatu sistem web based learning atau virtual classroom
(begitu banyak pihak menyebut sistem belajar melalui internet), tentu saja ada
yang disebut virtual library.
Perpustakaan digital
atau digital library adalah gabungan ICT(Information and Communication
Technology) dengan isi dan program yang dibutuhkan untuk mereproduksi dan
mengembangkan layanan yang biasa disediakan oleh perpustakaan konvensional yang
berbasis kertas atau material lainnya.Digital library mulai berkembang pesat
sejak tahun 1990 diiringi dengan kemajuan teknologi jaringan komputer yang
memungkinkan pengaksesan informasi dari satu tempat ke tempat lain yang sangat
jauh dalam waktu singkat.
Rumusan Masalah
Aplikasi ini dibuat untuk
perpustakaan “SMA Plus PGRI Cibinong”, aplikasi ini dapat
membantu kinerja perpustakaan yang sebelumnya menggunakan sistem manual untuk
melakukan setiap kegiatannya. Sistem baru ini dapat membantu kinerja
perpustakaan lebih cepat dan terkomputerisasi seperti pendaftaraan anggota,
pencarian buku, peminjaman buku, pengembalian buku, perhitungan denda dan
pemeliharaan data buku. Aplikasi ini berbentuk web yang penggunaannya
diperuntukkan bagi pegawai perpustakaan. Sistem ini dibangun menggunakan
beberapa software :
1. Coding
pemrograman menggunakan bahasa PHP
2. Database
menggunakan MySql
3. Tampilan sistem informasi menggunakan
Macromedia Dreamweaver 8 dan macromedia Flash 8.
Batasan Masalah
Batasan Masalah dari
perumusan masalah diatas adalah sebagai berikut :
1. membahas
tentang proses :
a.
pendaftaraan anggota
b. Pencarian
buku
c.
Peminjaman buku
d. Pemngembalian
buku
e.
Pemeliharaan data
f.
Perhitungan denda
2.
Tidak membahas tentang pembelian buku atau penjualan buku.
3.
Tidak membahas tentang pembuatan laporan.
4. Sistem
informasi berbasis web yang penggunaannya hanya untuk pegawai perpustakaan.
Pada proposal ini kami tim
pengembang ingin memberikan batasan masalah. Dalam membangun Aplikasi
perpustakaan “SMA Plus PGRI Cibinong” yaitu hanya pada pembuatan aplikasi
web. Aplikasi ini di tujukan untuk pegawai perpustakaan untuk mendokumentasikan
kegiatan pinjam meminjam buku dan untuk siswa SMA
Plus PGRI Cibinong sebagai
media untuk memesan buku secara online.
Ruang Lingkup Proyek
Sistem
Proyek sistem informasi
perpustakaan “SMA Plus PGRI Cibinong” yang akan dikembangkan
memiliki beberapa ruang lingkup yang harus dikerjakan yaitu sebagai berikut:
1. Menganalisis
setiap prosedur-prosedur yang berhubungan dengan pendaftaraan anggota, cara peminjaman
buku , pengembalian buku dan pengarsipan data.
2. Mendesain
sistem sistem utama aplikasi sistem informasi perpustakaan
3. Pembuatan
aplikasi sistem informasi perpustakaan.
4. Pelatihan
terhadap pegawai perpustakaan
5. Pemeliharaan
sistem pada aplikasi yang akan dibuat
6. Dokumentasi
sistem yang telah di buat
Menerapkan serta melakukan percobaan sistem informasi ini
sampai dengan penerapan sistem informasi ini secara berjalan dengan baik.
Modul Pengembangan
1.
Modul daftar buku yang tersedia
2. Modul
pendaftaraan anggota
3. Modul
peminjaman buku dan pengembalian buku
4. Modul
pengorganisasian data
5. Modul
pemeliharaan data buku
Manfaat
Pengembangan Sistem
Manfaat dari pengembangan sistem ini adalah
sebagai berikut :
1. Meningkatkan
pelayanan perpustakaan kepada siswa-siswa “SMA N 1 Citeureup”
2. Memudahkan
siswa-siswi untuk pendaftaraan anggota perpustakaan, peminjaman buku dan pengembalian
buku.
3. Mengganti
sistem manual ke dalam sistem baru yang lebih terkomputerisasi.
4. Mempermudah
untuk pencarian buku.
5. Pemeliharaan
data lebih cepat dan mudah dilakukan.
Tujuan
Perencanaan Proyek
Tujuan dirancangnya proyek sistem informasi
perpustakaan ini antara lain:
1. Mengurangi
jumlah antrian siswa dan memberikan pelayanan peminjaman dan pengembalian
buku lebih cepat dari sebelum sistem ini dibuat.
2. Proses
pemeliharan data dapat dilakukan dengan pengarsipan melalui media komputer dan
proses pemeliharaannya jauh lebih mudah jika dilakukan dengan
komputerisasi.
Solusi yang di usulkan
1. Mudah
digunakan dengan berbagai fasilitas menu yang terintegrasi mulai dari
pengadaan, pengolahan buku dan bahan koleksi lainnya ( karya tulis siswa dan
guru, artikel majalah ,dan bahan audio visual yang dapat diakses secara full
text dalam bentuk digital), sirkulasi, pengelolaan keanggotaan, manajemen
sistem data dan lain-lain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan).
2. Praktis
dan cepat
3. Fungsional
dan akurat
4. Terintegrasi
antara perpustakaan tradisional dan digital (hybrid library)
5. Jaminan
pemeliharaan (purna jual) yang berkesinambungan dan murah
Hasil yang diharapkan
Menghasilkan beberapa
laporan atau hasil print out yang dibutuhkan, antara lain:
1. Nomor
panggil (label) buku secara otomatis.
2. Barcode
nomor induk buku dan anggota
3. Kartu
anggota
4. Statistik
(bahan pustaka dan keanggotaan)
5. Stock
Opname
6. Laporan
peminjaman dan uang denda
7. Kontrak
Pembelajaran (silabus dari Dosen/Pengajar), dan lain-lainnya.
Waktu
Pelaksanaan Proyek
|
Kegiatan dan waktu
pelaksanaan
|
Januari
|
Maret
|
April
|
|||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
|
Analisis Kebutuhan
|
||||||||||||
|
Design fungsi
|
||||||||||||
|
Pemograman
|
||||||||||||
|
Pengujian
|
||||||||||||
|
Instalasi
|
||||||||||||
|
Pelatihan
|
||||||||||||
|
Pemeliharaan
|
||||||||||||
|
Dokumentasi
|
||||||||||||
Rancangan
Biaya Sistem Informasi
1. Biaya
persiapan
|
Tipe Requitment
|
Spesifikasi
|
Harga Satuan ( Rupiah )
|
|
Software
|
Macromedia dreamweaver 8
Macromedia flash 8
My SQL Server
Domain & Hosting
|
1.700.000
1.700.000
-
200.000/bulan
|
|
Hardware
|
1 Paket Komputer ( PC )
Modem Eksternal
1 Printer
|
4.800.000
500.000
3.550.000
|
|
JUMLAH
|
12.450.000
|
2. Biaya
Pengerjaan :
|
No.
|
Perincian
|
Biaya ( Rupiah )
|
|
1
|
Analisis kebutuhan
|
5000.000
|
|
2
|
Design Fungsi
|
3000.000
|
|
3
|
Pemograman
|
3. 200. 000
|
|
4
|
Pengujian
|
1.000.000
|
|
5
|
Instalasi
|
2.500.000
|
|
6
|
Pelatihan
|
2.500.000
|
|
7
|
Pemeliharaan
|
2000.000
|
|
8
|
Dokumentasi
|
1000.000
|
|
Jumlah
|
20.200.000
|
Tenaga
Pelaksana
Untuk mengembangkan sistem
Informati perpustakaan “SMA Plus PGRI
Cibinong”
berbasis web, maka dibutuhkan tim pengembang yang kompeten di bidangnya
masing-masing, sebagai berikut:
1.
Project Manager dan System Analisis
: M Alif Lukman
2.
Database Engineering
: M. Syabarudin Aji
3.
Graphic and Software Engineer : M. Ibnu Athoila
Metodologi
Metodologi merupakan elemen yang paling
mendasar dari suatu proses bisnis. Berikut ini adalah suatu metodologi untuk
merealisasikan proyek Aplikasi Sistem Informasi perpustakaan Berbasis
Web, tahapannya sebagai berikut:
1.
Analisis Kebutuhan
Mempelajari proses-proses dan indentifikasi
data-data yang dibutuhkan, dalam perancangan suatu aplikasi informasi
percetakaan berbasis web. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan kemudahan dalam
hal ini untuk meningkatkan pelayanan efesiensi dan keputusan.
2.
Desain Fungsi
Melakukan desain sistem secara detail,
mulai dari Context Diagram, Data Flow Diagram (DFD),
desain file, desain tabel, relasi tabel dan sebagainya
sehingga membentuk sistem lengkap sesuai dengan fungsi-fungsi bisnis yang
dikehendaki.
3.
Pemograman
Melakukan coding untuk
merealisasikan desain fungsi yang telah dibuat. Lama Pengerjaan, kerumitan dan
Jumlah baris coding menentukan besar-kecilnya harga Aplikasi
yang dibuat.
4.
Pengujjian
Melakukan beberapa testing dengan uji
prilaku (behavior testing), focus terhadap input dan output, dan testing
terhadap fungsionalitas sistem.
5.
Instalasi
Mengganti sistem lama dengan
menempatkan sistem baru yang telah dibuat, jika hasil dari suatu proses
pengujian sudah sesuai dengan fungsinya.
6.
Pelatihan
Sebelum aplikasi program
dijalankan/ kunjungi oleh user, pihak developer proyek perangkat lunak
bertanggung jawab melatih pegawai perpustakaan “SMA Plus PGRI Cibinong” yang hendak mengoperasikan program
aplikasi yang telah dibuat. Pihak pengembang juga berkewajiban memberikan
informasi yang benar dan terbuka sehingga tidak menyulitkan para pengguna
aplikasi selanjutnya.
7.
Pemeliharaan
Proyek perangkat lunak tidak bisa selesai
begitu saja setelah diserahterimakan, tetapi masih berlanjut hingga tenggang
waktu yang cukup untuk memastikan bahwa produk perangkat lunak yang telah
diserahkan tersebut bisa beroperasi dengan baik dan tidak ada kendala yang
berarti.
8.
Dokumentasi
Dalam sebuah proyek bisa terdiri dari
beberapa dokumen. Dokumen dibuat untuk melihat kemajuan proyek yang sedang
dikembangkan, sebagai referensi untuk bug bila terjadi
kendala, sebagai pedoman operasional dan sebagainya.
Kelayakan
Hukum
Secara hukum, seluruh perangkat baik
software maupun hardware termasuk prosedur-prosedur yang akan digunakan tidak
menyalahi ketentuan yang berlaku di negara Indonesia serta ketentuan
perusahaan.
Daftar Pustaka
1.Sri Haryani , Yunita 12 Januari 2015
http://nita-ndud.blogspot.com/2014/01/proposal-manajemen-proyek-sistem.html
2.Wikipedia 12 Januari
2015
3.Juansyah 12 Januari
2015
https://juansyah.wordpress.com/2013/03/30/pengertian-perpustakaan-digital-digital-library-e-library
https://juansyah.wordpress.com/2013/03/30/pengertian-perpustakaan-digital-digital-library-e-library
4.Ahira ,Anne 12
Januari 2015
http://www.anneahira.com/digital.htm#lebih
http://www.anneahira.com/digital.htm#lebih